Minggu, 21 Agustus 2011

Rencana Tinggal Rencana.

Hari ini seharusnya saya mau ikutan Askatnya Pakde Cholik namun semuanya berantakan karena waktu bangun pagi pas mau sholat subuh kepalaku rada keliyengan. Seharusnya setelah sholat langsung mandi dan siap2 berangkat kerja (biasalah...mengejar kereta...) namun saya memutuskan untuk melanjutkan tidur sejenak dan berharap siapa tahu kepala ini menjadi lebih enak alias ga keliyengan lagi.

Ternyata saya terbangun jam setengah 10 itupun karena ada telpon dari istri tercinta yang sedang antar Ajif ke kolam renang (dalam rangka perpisahan TK plus pembagian raport) dan menanyakan keadaan saya. Alhamdulillah lebih baik dari tadi paginya tapi masih rada keliyengan kalau bergerak banyak. Akhirnya saya telpon kantor untuk kasih tahu kalau hari ini ga bisa masuk kerja sambil titip2 kerjaan agar tidak terlalu kacau semuanya.


Jam setengah duabelas, Nafis belum sampai di rumah padahal kalau ujian pulangnya lebih cepat. Waktu saya cek ternyata yang biasa jemput ketiduran. Si kakak Nedia ujian jam setengah 1, kalau jemput Nafis duluan pastinya si kakak telat. Sedangkan kalau antar si kakak duluan, kasihan Nafis nunggu kelamaan. Akhirnya saya putuskan untuk jemput Nafis naik motor padahal kepala masih rada keliyengan tapi bismillah aja deh. Ternyata dugaan saya benar, Nafis malah sampai ketiduran nunggu jemputan..untung keputusannya tepat.

Rencana ngantor gagal, karena badan lagi ga fit. Rencana istirahat banyak juga gagal karena harus jemput Nafis di sekolah. Rencana mau ikutan Askat juga gagal karena pulang dari jemput Nafis kepalanya masih berat dan akhirnya ketiduran. Semua rencananya jadi berubah dengan kenyataan deh. Tiba2 jadi inget waktu membangun rumah. Niat buat minimalis jadi bubar jalan karena kurang koordinasi dan pengalaman dengan tukang-tukang (karena mau irit, ga pake pemborong...hehehehe eh malah boncos deh akhirnya)

Pernah ga blogger punya rencana matang namun semuanya jadi berubah total karena banyak sebabnya entah karena sakit, urusan tiba yg jadi penting banget, atau lainnya. Bagaimana tuh rasanya....pasrah, kesal, chuek, atau ada yang lain??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com